September 20, 2020

Omicron Indonesia

Aktual dan Terpercaya

MotoGP dan Fisika, Apa Hubungannya?

MotoGP dan Fisika, Apa Hubungannya?

Bandung, Omicron Indonesia – Pandemi COVID-19 telah melumpuhkan aktivitas seluruh masyarakat dunia, termasuk dalam sektor olahraga. Bagi pecinta dunia balap motor terutama MotoGP, saat ini sudah dapat kembali bergembira. Operator MotoGP yaitu Dorna Sports merilis jadwal MotoGP 2020 terbaru.

Dikutip dari laman CNN Indonesia Balapan MotoGP 2020 akan dimulai pada 19 Juli di sirkuit Jerez, Spanyol. Dorna Sports akan menggelar 13 balapan di kawasan Eropa untuk MotoGP 2020 ini. Sirkuit Jerez, Sirkuit Red Bull Ring, Sirkuit Misano, Sirkuit Aragon dan Sirkuit Aragon masing-masing akan menggelar dua balapan.

Dorna Sports berpeluang untuk menambahkan jadwal menjadi 17 seri balapan, termasuk MotoGP Qatar. Dorna akan memilih tiga dari empat balapan di luar Eropa; MotoGP Amerika Serikat, MotoGP Argentina, MotoGP Thailand dan MotoGP Malaysia untuk dimasukkan ke jadwal MotoGP 2020.

Daftar Pembalap yang Akan Berlaga Pada Tahun 2020

Dalam ajang MotoGP 2020 Dorna Sports merilis daftar tim yang akan mengikuti perhelatan tersebut, berikut merupakan daftarnya :

Repsol Honda                                    : Marc Marques, Alex Marquez

Yamaha Monster                                : Maverick Vinales, Valentino Rossi

Ducati                                                 : Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci

Petronas Yamaha Sepang                   : Franco Morbidelli, Fabio Quartararo

Suzuki                                                 : Alex Rins, Joan Mir

Pramac Ducati                                    : Francesco Bagnaia, Jack Miller

LCR Honda                                         : Cal Curtchlow, Takaaki Nagami

Red Bull KTM                                     : Pol Espargaro, Brad Binder

Tech3 KTM                                          : Miguel Oliveira, Iker Lecuona

Aprilia Gresini                                     : Aleix Espargaro, Andrea Iannone

Avintia Racing                                     : Johann Zrco, Tito Rabat

Baca Juga : Singapura Resmi Mengalami Resesi Ekonomi Tahun 2020!

Saat menonton balap motor seringkali kita disuguhkan aksi-aksi menarik dari para pembalap, momen yang ditunggu bagi pecinta balap motor salah satunya adalah ketika pembalap saling menyalip dengan pembalap lain baik itu di sirkuit lurus atau di sirkuit tikungan. Bagi beberapa pembalap sirkuit tikungan menjadi salah satu momen terbaik untuk menyalip lawannya.

Fisika Dalam Perhelatan MotoGP

Hukum fisika secara gamblang dapat menjelaskan bagaimana gaya yang bekerja pada pembalap, ketika mereka melakukan akselerasi di tikungan. Salah satu hukum fisika yang dapat menjelaskan momen tersebut, yaitu Hukum Inersia. Hukum Inersia atau Hukum Newton 1 dikutip dalam buku Hukum  Newton Karya Achmadi H. R menyatakan bahwa sebuah benda dalam keadaan diam atau bergerak dengan kecepatan konstan akan tetap diam atau akan terus bergerak dengan kecepatan konstan kecuali ada gaya eksternal yang bekerja pada benda itu. Kecendrungan ini digambarkan dengan mengatakan bahwa benda mempunyai kelembaman.

Dalam kasus MotoGP pada awalnya pembalap bergerak lurus ke arah tertentu, kemudian tiba-tiba harus menikung, untuk menikung harus ada penyebab tertentu agar pembalap dapat mengikuti lintasan jalan yang akan menikung, penyebab yang ditimbulkan oleh pembalap adalah gesekan yang dibuat dari rem motor pembalap. Gesekan tersebut tersebut tercipta bertujuan untuk memperlambat laju kendaraan, ketika pembalap setelah memperlambat laju kendaraan selantunya pembalap akan memutar kemudi kendaraan untuk mengikuti ke arah sirkuit tersebut.

Ketika pembalap bergerak menikung, akan terjadi Gaya Sentripetal. Gaya sentripetal ini bekerja akan bekerja menarik pembalap ke arah titik pusat lengkungan tikungan yang di suplai oleh gaya gesekan. Untuk mengurangi pengaruh gaya gesekan pada saat menikung, sirkuit balap pada biasaanya dibuat miring dengan sudut kemiringan tertentu. Hal tersebut dimaksudkan agar gaya normal yang dikerjakan oleh jalan terhadap pembalap  memiliki komponen dalam arah pusat kelengkungan dari sebuah tikungan. Dalam keadaan tersebut gaya normal dapat memberi kontribusi terhadap gaya sentripetal, sehingga gaya gesekan menjadi lebih berkurang. Manfaat dari keadaan tersebut adalah mengurangi gesekan yang terjadi antara sirkuit dengan ban jauh lebih kecil, sehingga ban motor pembalap tidak akan cepat aus.

Jadwal MotoGP 2020

Bagi Omicronians yang ingin menonton perhelatan MotoGP 2020 dapat disaksikan melalui situs resmi FoxSport,BT Sport 2, Trans7, detik.com dan Usee TV.

Babak kualifikasi dimulai sabtu 18 Juli 2020 pukul 14.00 WIB dimulai dari Moto3 dan Race Moto dimulai pada minggu 19 Juli yang di awali Moto3 pada pukul 16.00 WIB, Moto2 pada pukul 17.20 WIB dan MotoGP pada pukul 19.00 WIB.

 

Editor : Noer Ardiansyah Laksana