September 20, 2020

Omicron Indonesia

Aktual dan Terpercaya

Mengapa Ikan Bakar Terasa Lezat?

Mengapa Ikan Bakar Terasa Lezat?

Bandung, Omicron Indonesia – Makanan dengan proses pemasakan melalui pemanggangan atau dibakar terkadang menjadi menu favorit bagi beberapa orang dibandingkan dengan digoreng atau direbus. Seperti halnya jagung bakar yang cocok untuk dijadikan sebagai menu makanan keromantisan suatu pasangan. Ataupun daging panggang yang dapat menjadi santapan wajib untuk menemani bernostalgia dalam berbagai acara. Dan makanan apapun yang dibakar lainnya akan menjadi daya tarik sendiri bagi beberapa orang, begitupun ikan bakar.

Dalam beberapa kurun waktu akhir-akhir ini, salah satu tokoh masyarakat Indonesia yaitu Ibu Susi Pudji Astuti. Selalu mengingatkan untuk makan ikan agar tidak bodoh, “makan ikan atau saya tenggelamkan” merupakan salah satu ciri khas dari Ibu Susi.

Namun pernyataan yang dikeluarkan oleh ibu Susi tersebut, bukanlah tanpa alasan. Karena didalam ikan sendiri, mengandung begitu banyak zat ayng sanagt bermanfaat bagi tubuh. Seperti,Vitamin B2, Zat Besi, Zink, Yodium, Magnesium, Kalium dan Omega 3 yang sanagt baik bagi tubuh.

Ikanpun dapat menjegah penyakit jantung, mengurangi risiko penyakit Alzheimer, bahkan mengurangi resiko depresi seperti yang dikutip dalam artikel yang ditulis oleh dr. Yusra Firdaus.

Beberapa Cara Memasak Ikan

Ikan dapat dimasak dengan berbagai cara seperti digoreng, dijadikan gulai, pepes ikan, aneka masakan rebusan. Namun, apakah Omicronians ketahui bahwa ikan akan lebih lezat disantap apabila dimasak dengan cara dipanggang atau dibakar?.

Baca Juga : Bagaimana Otak Manusia Merespon Terhadap Luka Hati?

Saat membakar ikan terjadi suatu proses yaitu perubahan energi kimia yang berasal dari ikatan senyawa kimia pada bahan bakar, yang pada umummnya itu menggunakan media arang atau kayu, arang atau kayu ini akan menjadi energi panas atau kalor. Kalor inilah yang kemudian akan memanaskan ikan menjadi santapan yang begitu lezat dan memiliki cita rasa khas yang tinggi.

Penejelasan Ilmiah Terkait Proses Pembuatan Ikan Bakar

Pada saat proses pemasakan ikan bakar ini akan terjadi proses konduksi karena pada umumnya menggunakan perantara besi pada tempat pembakaran. Dikutip melalui jurnal Alat Peraga Pembelajaran Laju Hantaran Kalor Konduksi pada acara SNFPF 2015 “Konduksi adalah proses perpindahan kalor dari suatu bagian benda padat atau material kebagian lainnya. Pada perpindahan kalor secara konduksi tidak ada bahan dari logam yang berpindah. Yang terjadi adalah molekul-molekul yang berada di dekatnya dan memberikan sebagian panasnya. Molekul-molekul terdekat kembali membentur molekul molekul terdekat lainnya dan memberikan sebagian panasanya, dan begitu seterusnya di sepanjang bahan sehingga suhu logam akan menjadi naik”.

Dalam proses pemanggangan atau dibakar ikan pada umumnya akan menggunakan besi, pada proses inilah prinsip kerja konduksi akan mengalami perpindahan energi kalor dibantu oleh elektron-elektron bebas, yang bergerak diseluruh logam, sambil menerima dan memberi energi kalor ketika bertumbukan dengan atom-atom pada besi pemanggan tersebut.

Oleh karena itu Omicronians, proses konduksi yang unik itu seperti dapat menjadikan rasa ikan bakar ini memiliki cita rasa khas yang sedikit pahit tetapi tetap begitu lezat untuk dikonsumsi, apalagi dikonsumi dengan orang special sepertinya rasa pahitpun dapat berubah jadi manis.

 

Editor : Noer Ardiansyah Laksana