Nissan Motor Catat Kerugian Lebih dari 6 Trilun, Akibat Pandemik Corona

Nissan Motor Catat Kerugian Lebih dari 6 Trilun, Akibat Pandemik Corona

Bandung, Omicron Indonesia-Akibat dari pandemik corona yang semakin mengkhawatirkan. Nissan Motor Co mengumumkan bahwa , pihaknya mengalami kerugian tahunan untuk pertama kalinya selama 1 dekade terakhir.

Nissan memperkirakan bahwa pihaknya akan mengalami kerugian operasional, sebesar 45 Miliar yen atau sekitar 6,4 Triluin rupiah. Bahkan sebelumnya pada Februari 2020, Nissan memperkirakan akan mengalami kerugian sebesar 85 Miliyar yen atau sekitar 12 Triliun rupiah.

Perkiraan tersebut disebabkan oleh tingkat penjualan roda empat, yang menurun drastis akibat pandemik corona ini.

Kerugian Terbesar Nissan Motor

Sementara itu, selama 2 dekade terakhir Nissan pernah mencatatkan kerugian terbesar yaitu sebesar 137,9 Miliar yen pada tahun 2008. Kerugian tersebut, disebabkan oleh krisis yang sedang melanda berbagai lembaga keuangan di dunia pada tahun 2008.

Oleh karenanya, Nissan bersiap untuk mencatat kerugian yang lebih besar dari tahun 2008. Mengingat banyak pakar ekonomi yang memprediksikan bahwa, pandemik corona ini akan mengakibatkan krisis yang lebih para dari tahun 2008.

Harga Mobil Bekas Turun

Fakta yang terjadi dilapangan, seakan mengamini pernyataan dari Nisan Motor. Dilansir oleh detik.com, bahwa penjualan mobil bekas akibat pandemik corona ini menurun hingga 90%.

“Paling itu kita Cuma bisa jual 100-200 unit, dari sebelumnya bisa 1.700 Unit” ujar Harjanto, Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua kepada detik.com.

Bahkan dilansir oleh pikiranrakyat.com, bahwa harga mobil bekas akibat adanya COVID-19 ini turun hingga Rp20 Juta. Sebagai contoh, salah satu mobil popular di Indonesia yaitu Avanza tahun 2014 yang semula harganya Rp120 juta kini hanya dibandero Rp100 juta.

 

 

 

Baca Juga : Rekomendasi Mobil Bekas Tahun 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *